sponsor

sponsor

Slider

Diberdayakan oleh Blogger.

BERITA TERKINI

NASIONAL

POLITIK

HUKUM & KRIMINAL

EKONOMI

OLAHRAGA

Gubernur Anggarkan Rp2 Miliar untuk Siswa Taruna Nusantara Berprestasi


Bandar Lampung - Gubernur Muhammad Ridho Ficardo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung menganggarkan beasiswa Rp2 Milyar lebih kepada 11 siswa berprestasi asal Provinsi Lampung untuk mengikuti pendidikan di SMA Taruna Nusantara Magelang.

Salah satu alasan pemberian beasiswa adalah memprioritaskan pendidikan kepada siswa berpotensi yang ingin masuk SMA Taruna, supaya siswa yang memiliki kemampuan namun terkendala biaya dapat meneruskan sekolahnya ke SMA Taruna. Hal tersebut diungkapkan Gubernur saat menerima Audiensi SMA Taruna Angkatan 28, Senin (18/12/2017) di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung.

Kalian adalah yang terpilih dan terbaik untuk masuk di taruna nusantara. Tunjukan prestasi kalian, jangan sampai terlibat masalah yang akan mencoreng nama baik Lampung. Tetaplah rendah hati dan berilah suri tauladan kepada lingkungan dan masyarakat, ungkap Gubernur.

Gubernur Ridho berpesan agar para siswa tersebut mampu menjadi kebanggaan Provinsi Lampung dengan memberikan prestasi terbaik, bukan hanya dalam sisi intelektual namun juga memilki moral.

Pada kesempatan tersebut Gubernur juga memotivasi para pelajar agar meningkatkan kemampuan diri dalam menghadapi persaingan yang semakin tinggi di masa mendatang. Masa depan yang kalian hadapi akan jauh lebih sulit, persaingan akan semakin berat. Di era terbuka ini, kita akan bersaing bukan hanya dengan anak bangsa namun juga bersaing secara internasional. Untuk itu, bekalilah diri kalian sebaik mungkin. Pendidikan adalah modal utama, agar bisa memimpin Lampung untuk melanjutkan kepemimpinan dan pembangunan di Lampung, ujar Gubernur Ridho.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar dalam laporannya mengatakan, konsep kerjasama pemberian beasiswa ini merupakan buah pemikiran Gubernur Muhammad Ridho Ficardo dan baru yang pertama kali dilaksanakan.

Ia mejelaskan, berdasarkan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Lembaga Perguruan Pendidikan Taman Taruna Nusantara (LPPTTN) penyaluran beasiswa dilakukan melalui dua tahap, yakni Tahap Pertama pada APBDP Tahun 2017 sebesar Rp770 juta dan sisanya sebesar Rp1,540 Milyar dibayarkan melalui anggaran APBD Tahun 2018. (Humas Porv)

Dalami Pemasaran Wisata, Ridho Undang Bapak Marketing Hermawan Kertajaya

BANDAR LAMPUNG -- Dalam upaya mendalami pemasaran pariwisata Lampung, Gubernur Muhammad Ridho Ficardo menghadirkan Bapak Marketing Indonesia, Hermawan Kartajaya untuk berbagi ilmu di acara Seminar Strategi Promosi Pariwisata Lampung di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Senin (18/12/2017).

Saat membuka Seminar tersebut, Gubernur menyampaikan kebanggaan atas hadirnya tekoh marketing Hermawan Kertajaya. "Seminar ini merupakan salah satu forum untuk merintis perjuangan Lampung sebagai daerah pariwisata unggulan di tingkat Nasional. Insya Allah banyak ilmu dari Pak Hermawan yang mampu diaplikasikan di Provinsi Lampung," kata Gubernur. Saat ini, tambah Gubernur Ridho, Provinsi Lampung sedang merintis dan memasarkan nilai-nilai daerah, agar mampu membawa kesejahteraan masyarakat Lampung.
"Sektor pariwisata berada pada bagian ketiga dalam program prioritas pembangunan Lampung, namun bukan berarti urusan sektor pariwisata di tempatkan dibagian akhir. Semua sektor merupakan prioritas yang diutamakan," jelas Ridho.

Apa yang sedang dilakukan Provinsi Lampung, jelas Gubernur yang berhasi mengalahkan Bali dalam jumlah kunjungan wisatawan nusantara ini, untuk mempermudah akses dalam menarik pihak luar untuk datang ke Lampung. "Prinsipnya membuat yang jauh merasa dekat dan yang dekat tidak merasa jauh. Ke depan Bandara Radin Inten II akan menjadi bandara internasional, jalan tol trans sumatera dan pembangunan dermaga eksekutif akan mampu meningkatkan pariwisata di Lampung," kata Gubernur.Saat ini, untuk mendukung transportasi udara, Lampung juga memperkuat penerbangan reguler dengan mengembangkan Bandara Taufik Kiemas. Infrastruktur di sekitar bandara sudah diperbaiki dan sedang dibangun.

Di depan Hermawan Kertajaya, Gubernur Ridho juga menjelaskan bahwa strategi Lampung dalam pengembangan pariwisata tidak hanya mengandsalkan faktor alam (sumber daya alam), tetapi juga atraksi pariwisata.
"Karena kalau hanya mengandalkan pantai, Indonesia terdiri dari belasan ribu pantai. Oleh sebab itu, kita harus mampu meningkatkan konten pariwisatanya. Seperti konten kebudayaan Lampung di antaranya tapis Lampung dan kopi Lampung yang mampu meningkatkan wisatawan ke Lampung. Selain itu, kita harus mampu meningkatkan fasilitas pendukungnya, sehingga akan mempermudah para investor dan wisatawan datang ke Lampung," jelas Ridho.

Sementara itu, Bapak Marketing Indonesia, Hermawan Kartajaya, menilai apa yang dilakukan Gubernur Muhammad Ridho Ficardo dalam bidang pariwisata di Lampung sudah benar. Salah satunya dengan meningkatkan infrastruktur dan mempermudah akses wisatawan ke Lampung. "Lampung ini istimewa karena memiliki konten kebudayaan yang luar biasa, karena terdiri dari berbagai suku dan merupakan indonesia mini. Selain itu, masyarakat Lampung merupakan masyarakat yang siap dalam menerima dan meningkatkan kepariwisataan," jelas Hermawan.

Dalam meningkatkan pariwisata, Hermawan menjelaskan bahwa Lampung harus konsentrasi pada wisatawan lokalnya dahulu. Lebih dari itu, masyarakat Lampung merupakan masyarakat yang paling siap di Sumatera dalam menerima wisatawan karena heterogenitas masyarakat yang terdiri dari berbagai suku, seperti Lampung, Jawa dan Bali. "Selain fokus pada wisatawan lokal, Lampung harus memanfaatkan momentum, seperti momentum Asean Games. Karena wisatawan asing selalu melakukan perencanaan saat akan pergi. Untuk itu Lampung harus mempersiapkan segalanya dalam menerima wisatawan di momentum tersebut. Juga harus mengupayakan agar mereka yang datang ke Lampung, mampu turut serta dalam mempromosikan Lampung," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Budiharto, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas promosi pariwisata Lampung, meningkatkan sumber daya manusia Lampung yang memiliki visi pariwisata modern, serta mewujudkan sektor wisata sebagai sektor unggulan untuk kemajuan perekonomian daerah. (Humas Prov)

Sutono Siap Jadi Cawagub

Senator.co.id - Nama Sekretaris daerah (sekda) Provinsi Lampung, Sutono masuk dalam jajakan calon wakil Gubernur Lampung pada salah satu cagub Lampung. Sutono menyatakan kesiapannya menjadi calon wakil, jika ditugaskan.

Basic dari penyuluh pertanian, peternakan dan perkebunan  cukup mumpuni untuk melangkah menjadi orang nomor dua di Provinsi Lampung.

"Saya ini aslinya penyuluh pertanian, peternakan dan perkebunan. Sekarang jadi Sekda. Tapi secara pribadi, saya punya harapan juga, siapapun pemimpinnya harus fokus untuk satu hal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat lampung, membawa kemajuan lampung. Daerah kita ini berpeluang menjadi daerah besar, maka daerahnya harus mampu sejahtera," tegasnya, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Lampung Fair Pkor Wayhalim Bandarlampung, Selasa (19/12).

Saat ditanya, jika diajak cagub tersebut bergandengan, Mantan Sekkab Lampung Selatan itu,

"Dalam prinsip saya, kalau dalam penugasan, saya tidak akan mengelak," ucap

Saat ditanyakan sudah ada komunikasi dengan calon yang bersangkutan?, 

"Komunikasi saya biasa-biasa saja, sebagai Sekretaris daerah. Dimana-mana acara saya pidato, ya sebagai sekda," ungkapnya. (ver/feb)

Ibu Yustin Lantik Winarti Sebagai Ketua PAUD Tulang Bawang

BANDARLAMPUNG - Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Provinsi Lampung Yustin Ridho Ficardo melantik Winarti sebagai Bunda PAUD Tulang Bawang, di Balai Keratun Lantai III, Bandar Lampung, Senin (18/12/2017). Bersamaan dengan itu, dilantik pula Ketua TP PKK Tulang Bawang Mursidah Hendri Wansyah dan Ketua Dekranasda Tuang Bawang Fariyana Suharyo. Dalam sambutannya, Yustin berpesan agar ketiga organisasi itu dapat bersinergi dengan kepengurusan di Provinsi. Hal ini direspon positif oleh Winarti, yang menegaskan siap bersinergi untuk kesejahteraan masyarakat Tulang Bawang.

Yustin berharap ketiga ketua yang dilantik bisa berperan dalam pembangunan, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Juga diperlukan kerjasama dan sinergitas dengan semua pihak, melalui program kerja yang dapat dijalankan dengan baik.
 
"Kepada para pengurus tingkatkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan dan kebersamaan dengan seluruh organisasi wanita di Tulang Bawang , meningkatkan koordinasi dan kerjasama lintas  program lembaga pemerintah maun non poemerintah serta meningkatkan pembinaan di seluruh jajaran Bunda PAUD, Dekranasda dan TP PKK  mulai dari tingkat kabupaten kecamatan hingga desa dan kelurahan, ujar Yustin.

Yustin juga meminta agar ketiga lembaga ini dapat meningkatkan programnya. “Untuk PKK, tingkatkan program yang memberikan nilai tambah pendapatan bagi keluarga. Untuk Dekranasda lakukan pembinaan yang intens kepada pengrajin, gali terus potensi daerah  dan tingkatkan kreativitas sehingga bisa mendunia. Dan untuk Bunda PAUD tingkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, dan menjadi mitra untuk meningkatkan kualitas PAUD," kata Yustin.
Terkait dengan pesan Ibu Yustin, Bupati Tulang Bawang Winarti dalam sambutannya mengatakan dirinya bersama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan pemerintah pusat dalam memajukan wanita dan anak di Lampung khususnya di Tulang Bawang. 

“Pemerintah Tulang Bawang akan terus mendukung dan bersinergi dengan seluruh program pemerintah untuk memajukan peran dalam membangun dalam keluarga maupun lingkungannya,” ujar Winarti. Lebih lanjut Winarti mengatakan dirinya terus mendorong agar perempuan terus belajar dan berinovasi sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik untuk Lampung. “Banyak lah belajar menjadi perempuan hebat, karena belajar merupakan modal utama untuk perubahan, dan Perempuan akan melakukan perubahan jika perempuan itu berpendidikan, jangan malu untuk belajar, “ ujar Winarti. Sebagai Bupati, Winarti juga berpesan kepada Ketua TP PKK dan Dekranasda Tulang Bawang agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik, karena baik PKK, Dekransda maupun Bunda PAUD memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan taraf hidup dan memajukan pembangunan yang bersinergi dengan pemerintah.  “Untuk itu saya berpesan agar ketua PKK yang baru saja dilantik untuk senantiasa bersinergi dengan Ketua TP PKK Provinsi Lampung untuk mewujudkan 10 program PKK.

Pelantikan ketiga organisasi ini berdasarkan Surat Keputusan yang dibuat masing-masing untuk Ketua yang dilantik. Untuk Ketua TP PKK sesuai SK nomor 12/Kep/PKK.LPG/12/2017, untuk Dekranasda sesuai dengan SK nomor 24/Dekranasda/SK/XII/2017 dan Pelantikan Bunda PAUD tertuang pada SK nomor 800/3134A/F.01/DP.4.C/2017.
Pelantikan berjalan lancar, dilaksanakan usai pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tulang bawang. (Humas Prov)

Gubernur Lantik Winarti dan Hendri Wansyah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tulang Bawang


BANDAR LAMPUNG -- Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mewakili Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melantik secara langsung Bupati dan Wakil Bupati Tulang Bawang masa bakti 2017-2022 Hj. Winarti, SE, MH dan Hendri Wansyah di Balai Keratun Lantai III, Bandar Lampung, Senin (18/12/2017). Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Dalam Negeri Nomor:131.18-3015 dan Nomor:132.18-3016 tahun 2017 tentang pengangkatan bupati dan wakil bupati Tulang Bawang Provinsi Lampung. 
 
Dalam pesannya, Gubernur Ridho, berharap tidak ada stagnasi dalam proses pembangunan dalam menuju kesejahteraan masyarakat Lampung yang lebih baik, khususnya masyarakat Tulang Bawang. Dengan dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Tulang Bawang yang baru, pembangunan Tulang Bawang akan lebih fokus untuk memberikan kesejahteraan masyarakat. “Selama ini proses pembangunan yang ada telah berjalan dengan baik, dengan program unggulan yang pro rakyat untuk mensejahterakan rakyat. Dan diharapkan kepada bupati Winarti dan Wakil Bupati Hendri Wansyah agar ke depannya dapat lebih fokus dalam memberikan pembangunan menuju kesejahteraan masyarakat Tulang Bawang,” harap Gubernur.

Gubernur juga menjelaskan bahwa Provinsi Lampung saat ini memiliki lompatan-lompatan pembangunan yang harus diimbangi dengan kemampuan mengakselerasi oleh Kabupaten Tulang Bawang. “Dengan adanya jalan tol yang melintasi dekat daerah tersebut, diharapkan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Tulang Bawang. Oleh karena itu, perlu memanfaatkan strategi pembangunan yang harus disesuaikan (terakselerasi), sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, diharapkan pengembangan Pangkalan Udara (Lanud) Pangeran M. Bun Yamin, Tulangbawang, dapat terus diupayakan dan dikembangkan menjadi penerbangan sipil. Hal tersebut akan mampu membuka konektivitas dalam meningkatkan akselerasi pembangunan, dan diharapkan Bupati Winarti mampu meneruskan pembangunan tersebut,” harap Gubernur.

Tulang Bawang merupakan salah satu kabupaten yang memiliki keunggulan dalam mempertahankan dan memperkuat ketahanan pangan. "Semoga hal ini dapat terus ditingkatkan yang pada akhirnya mampu mensejahterakan masyarakat Lampung,” tambah Ridho. 

Gubernur juga menyinggung masih banyak banyak hal yang perlu diselesaikan, termasuk ketimpangan sosial. “Jika ketimpangan sosial ini semakin curam, maka Republik Indonesia secara perlahan akan hancur,” ujarnya.
 
Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan ucapan selamat Winarti dan Hendri Wansyah. “Semoga amanah yang diberikan kepada Saudara, mampu dilaksanakan dengan sebaik mungkin dalam melanjutkan pembangunan dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Tulang Bawang. Atas nama pemerintah Provinsi Lampung saya juga mengucapkan terimakasih kepada bupati dan wakil bupati sebelumnya, yang telah bekerja keras dengan sebaik-baiknya dalam melaksanakan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Tulang Bawang. Telah banyak hasil karya yang diraih dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.Oleh karena itu, saya berharap Ir. Hanan A. Rozak, M.M., dan Heri Wardoyo, S.H., dapat terus berperan aktif dalam pembangunan di Kabupaten Tulang Bawang, khususnya dan Provinsi Lampung pada umumnya," harap Ridho.,” ucap Gubernur Ridho.
 
Di akhir sambutannya, Ridho meminta seluruh jajaran Tulang Bawang dapat menjaga soliditas,  kekompakan, silaturahmi,  sehingga mampu melaksanakan program dalam mensejahterakan masyarakat Tulang Bawang. (Humas Prov)

Realisasikan JSS!








Bandarlampung - Meski berganti presiden, Namun sejumlah pihak berharap agar pemerintah pusat tetap berkomitmen untuk mau merealisasikan pembangunan mega proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) yang menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa.


Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Dr. Mustafa, M.H mengatakan, dengan terealisasinya JSS, maka akan terjadi implikasi positif bagi perkembangan pembangunan di dua pulau. ”Khsususnya di Sumatera, arus perekonomian dari sektor perdagangan dan lain-lain akan berkembang dengan pesat,”ujar Mustafa.





Dengan perekonomian yang berkembang, maka kesejahteraan masyarakat akan lebih meningkat dari waktu ke waktu.”Banten dan Lampung akan merasakan langsung efek positif dari JSS. MIsalnya, Investor berbondong-bondong masuk. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi meningkat, ”kata dia.


Untuk itu, Ia berharap agar pemerintahan Jokowi-JK dapat segera merealisasikan lalulintas darat Jawa-Sumatera melalui JSS. Senada, Pengusaha Kabupaten Lebak, Banten, meminta presiden terpilih Joko Widodo dapat merealisasikan rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.




"Kami menilai pertumbuhan ekonomi Banten dan Lampung akan meningkat dan banyak investor jika rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) direalisasikan," kata Sekertaris Gabungan Pengusaha Indonesia (Gapensi) Kabupaten Lebak Enjat Sudrajat di Rangkasbitung.





Enjat menjelaskan pembangunan JSS sangat strategis menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Banten.Selain itu, pengusaha Banten bisa dilibatkan dalam pengadaan barang dan jasa pembangunan proyek tersebut.




Karena itu, pihaknya berharap pemerintah Jokowi nanti dapat merealisasikan pembangunan JSS.Sebab, pemerintah berjanji pembangunan JSS akan dimulai 2014, tetapi hingga kini belum ada kejelasan soal proyek itu.




Disamping itu pembangunan JSS masuk pada proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI)."Kami berharap pembangunan JSS itu jangan sampai dibatalkan oleh pemerintahan baru itu," katanya.




Menurut dia, dampak pembangunan JSS secara langsung dirasakan masyarakat Kabupaten Lebak, selain banyak investor juga pusat perekonomian tumbuh.Kemungkinan mereka para investor bergerak di bidang pariwisata, perumahan, pertambangan dan pertanian.




Potensi sumber daya alam Kabupaten Lebak melimpah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat."Kami yakin pembangunan JSS itu dapat menyerap lapangan pekerjaan, sekaligus mendongkrak perekonomian warga Lebak," ujar Enjat.




Begitu pula, Juli, pengusaha Kabupaten Lebak menegaskan pembangunan JSS harus segera direalisasikan karena pertumbuhan kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera terus meningkat.




Bahkan, Pelabuhan Merak kerapkali dipadati kendaraan truk hingga mengular beberapa kilometer."Jika terjadi penumpukan kendaraan hingga sampai jalan tol akan berdampak terhadap perekonomian di Banten juga Lampung," katanya.




Ia menyebutkan, selama ini kondisi Pelabuhan Merak sudah tidak layak lagi karena sering terjadi antrean kendaraan juga penumpukan penumpang.




Oleh sebab itu, peemrintahan Jokowi dapat memperhatikan pembangunan JSS yang sudah masuk proyek nasional bisa direalisasikannya."Kami berharap terget pembangunan JSS bisa dilaksanakan 2015," jelasnya(jar/ant/jar)

Tujuh Puskesmas Dapat Ambulans

PRINGSEWU - Tujuh puskesmas di Pringsewu tahun ini mendapat mobil ambulans baru. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pringsewu Purhadi.

Dia mengatakan mobil ambulans tersebut harus digunakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Dengan mobil itu tentu pelayanan lebih mudah. Mobil ini juga bisa digunakan untuk rujukan,” kata dia.

Purhadi menyatakan mobil ambulans ini adalah bantuan dari pemerintah pusat melalui APBN sekitar Rp2 miliar.

"Memang sudah kita usulkan sejak setahun lalu dan baru bisa direalisasikan tahun ini,” katanya.
Dia menambahkan, dari 11 puskemas yang ada di 11 kecamatan belum sepenuhnya memiliki mobil ambulans.

"Ada yang memiliki ambulans keliling tetapi itu sudah tidak layak,” ungkapnya. (rls/bin)